Kenali Benjolan Payudara Anda

kenali benjolan payudaraBenjolan payudara merupakan problem yang cukup sering dialami wanita Indonesia. Timbulnya benjolan ini biasanya disertai dengan rasa nyeri seperti menusuk-nusuk ataupun tidak menyebabkan rasa nyeri sama sekali. Lalu apa sebenarnya benjolan payudara tersebut? Perlukah kita mewaspadai timbulnya benjolan pada payudara?

Berikut ini merupakan penjelasan tentang benjolan payudara yang sering dialami wanita.

Menurut Prof. Dr. Zubairi Djoerban, KHOM., Professor of Internal Medicine, di Divisi Hematology Medical Oncology di Universitas Indonesia seperti yang kami kutip dari situs parents indonesia menjelaskan bahwa : benjolan payudara terbagi menjadi dua yaitu kanker dan bukan kanker.  Kanker payudara disebabkan oleh ketidaknormalan sel pada jaringan payudara.

Nah biasanya gejala tersebut ditandai dengan munculnya benjolan pada payudara ataukah terjadi penebalan pada organ payudara. Pada beberapa kasus, hanya sekitar 15 persen jumlah kasus benjolan pada payudara yang merupakan kanker. 80 persen kasus benjolan pada payudara merupakan tumor jinak, kelainan hormonal, kista, infeksi, benturan atau trauma (Dr. Sonar Sonny Panigoro, SpB.Onk, spesialis bedah onkologi dari Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI)) pada Kampanye Delapan Tingkatkan Kesadaran Kanker Payudara. dikutip dari kompas online.

Benjolan payudara bukan kanker

Benjolan payudara bukan kanker juga terbagi menjadi dua yaitu tumor dan bukan tumor. Tumor yaitu pertumbuhan jaringan yang tidak normal atau berlebih yang menyebabkan  penumpukan massa pada bagian tubuh manapun.   Benjolan yang merupakan tumor payudara terbagi lagi menjadi empat bagian yaitu :

1. Papiloma ( tumor jinak kecil yang tumbuh disekitar kelenjar susu) perempuan  yang mengalami papiloma, payudaranya akan mengeluarkan cairan bening agak kemerahan karena bercampur dengan darah.

2. Kista Sederhana, penyakit ini biasanya menyerang perempuan yang masih usia produktif. Kista sederhana umumnya terjadi saat sebelum menstruasi dan menyebabkan rasa nyeri pada payudara.

3. Fibroadenoma mamma,biasanya dialami pada perempuan belum mengalami masa menopause. Fibroadenoma mamma merupakan tumor jinak yang berbentuk seperti benjolan kecil yang kenyal.

4. Fibrokistik payudara, terjadi karena penumpukan massa pada jaringan ikat payudara. Jika diraba akan terasa seperti benjolan.

Untuk mencegah hal ini terjadi sebaiknya periksakan payudara anda setiap 6 bulan atau setahun sekali untuk mencegah terjadinya kanker payudara ataukah tumor. Kesehatan payudara anda merupakan aset berharga sepanjang hayat anda.